Sabtu, 27 September 2014

Contoh Karya

Yayasan WACHID HASYIM Surabaya

Contoh Karya

Rukan Bapak Warta di Surabaya

JENIS PASIR UNTUK BAHAN BANGUNAN I JASA GAMBAR IMB SURABAYA



JENIS JENIS PASIR UNTUK BAHAN BANGUNAN

Pasir adalah bahan bangunan yang banyak dipergunakan dari struktur paling bawah hingga paling atas dalam bangunan. Baik sebagai pasir urug, adukan hingga campuran beton. Pasir untuk bangunan mempunyai jenis yang berbeda-beda. Ada beberapa jenis pasir yang biasa dijual untuk bahan bangunan, antara lain :
1. Pasir Beton
Yaitu pasir yang warnanya hitam dan butirannya cukup halus, namun apabila dikepal dengan tangan tidak menggumpal dan akan puyar kembali. Pasir ini baik sekali untuk pengecoran, plesteran dinding, pondasi, pemasangan bata dan batu.
2. Pasir Pasang
Yaitu pasir yang lebih halus dari pasir beton. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan kembali ke semula. Pasir pasang biasanya digunakan untuk campuran pasir beton agar tidak terlalu kasar sehingga bisa dipakai untuk plesteran dinding.
3. Pasir Elod
Yaitu pasir yang paling halus diantara pasir beton dan pasir pasang. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan puyar kembali. Pasir jenis ini tidak bagus untuk bangunan. Biasanya dipakai untuk campuran pembuatan batako.
4. Pasir Merah
Yaitu pasir yang ciri-cirinya hampir sama dengan pasir beton namun lebih kasar dan batuannya agak lebih besar. Pasir ini bagus digunakan untuk bahan cor.
Lalu bagaimana cara memilih pasir yang baik untuk bahan bangunan?
Menurut Standar Nasional Indonesia (SK SNI – S – 04 – 1989 – F : 28) disebutkan mengenai persyaratan pasir atau agregat halus yang baik sebagai bahan bangunan sebagai berikut :
  1. Agregat halus harus terdiri dari butiran yang tajam dan keras dengan indeks kekerasan < 2,2.
  2. Sifat kekal apabila diuji dengan larutan jenuh garam sulfat sebagai berikut:
  • jika dipakai natriun sufat bagian hancur maksimal 12%.
  • jika dipakai magnesium sulfat bagian halus maksimal 10%.
  • Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5% dan apabila pasir mengandunglumpur lebih dari 5% maka pasir harus dicuci.
  • Pasir tidak boleh mengadung bahan-bahan organik terlalu banyak, yang harus dibuktikan dengan percobaan warna dari Abrans–Harder dengan larutan jenuh NaOH 3%.
  • Susunan besar butir pasir mempunyai modulus kehalusan antara 1,5 sampai 3,8 dan terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam.
  • Untuk beton dengan tingkat keawetan yang tinggi reaksi pasir terhadap alkali harus negatif.
  • Pasir laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua mutu beton kecuali dengan petunjuk dari lembaga pemerintahan bahan bangunanyang diakui.
  • Agreagat halus yang digunakan untuk plesteran dan spesi terapan harusmemenuhi persyaratan pasir pasangan
Selanjutnya bagaimana cara pengecekan terhadap pasir?
Saat membeli pasir, mungkin kita tidak sempat melakukan pengetestan secara teknis, kita dapat melakukan pengecekan kualitas dengan cara sederhana seperti dibawah ini :
  1. Untuk mengecek kandungan lumpur pasir, dapat dilakukan dengan memasukkan pasir kedalam gelas yang sudah terisi dengan air. Kemudian botol digoncang dengan kuat dan kemudian biarkan hingga isi dalam gelas sampai tenang. Jika pasir banyak mengandung lumpur, akan kelihatan dengan jelas dimana lapisan lumpur akan tertumpu diatas pasir.
  2. Untuk mengecek apakah pasir mengandung kotoran oraganik, dapat dilakukan dengan cara ambilkan segenggam pasir kemudian letakkan di sebuah wadah, kemudian tuangkan soda (sodium hydroxide) ke pasir tersebut. Kemudian tunggu beberapa saat, jika warna pasir berubah menjadi coklat, berarti pasir tersebut banyak mengandung bahan kimia organik.
Demikian ulasan tentang jenis-jenis pasir dan cara memilih pasir yang baik untuk bangunan. Sehinnga menambah wawasan kita

Jumat, 12 September 2014

PASIR DALAM PEKERJAAN PLESTERAN I JASA GAMBAR IMB SURABAYA

 PASIR YANG BAIK DALAM PEKERJAAN PLESTERAN
 

Pasir Mundu dengan dengan ciri khas warnanya yang agak kecokelatan dan tekstur butirannya yang tidak terlalu kasar banyak diminati masyarakat dalam melakukan pekerjaan renovasi maupun membangun rumah tinggal. Pasir Mundu terbilang cukup baik kualitasnya, dengan harga yang relatif murah sehingga pekerjaan pembangunan suatu konstruksi gedung, rumah maupun sarana lainnya menjadi lebih hemat dan efisien.

Pasir Mundu juga banyak diminati oleh para pedagang atau pemilik toko material bahan bangunan sebagai material alam yang cukup laris untuk dijual.Pasir Mundu dengan kualitas terbaik dikelasnya dapat dipergunakan untuk pemasangan dinding bata maupun batako hingga plesteran dinding konstruksi bangunan.
Jika kita hendak membuat adonan semen dan pasir untuk plesteran,sebelum dicampur air sebaiknya semen dan pasir harus tercampur sempurna terlebih dahulu dengan cara dibolak balik menggunakan cangkul sampai terlihat rata.Terkadang sering terjadi tukang aduk buru-buru menambahkan air padahal campuran semen dan pasir belum rata betul.Semen dan pasir yang tidak tercampur sempurna biasanya akan membuat mutu kekuatan permukaan dinding menjadi berbeda-beda.Di satu sisi ada yang keras dan kuat tapi di bagian dinding lainnya ada yang mudah retak dan rontok. Cara mengaduk pasir dan semen yang benar adalah campurkan semen dan pasir hingga rata kemudian buatlah lubang di tengah adonan tersebut yang nantinya akan diisi air tujuannya supaya air tidak mengalir kemana-mana.Gunakan air bersih sesuai kebutuhan,jangan terlalu padat atau terlalu encer karena hal ini akan berpengaruh pada kualitas adonan.

Untuk komposisi adonan semen dan pasir untuk plesteran ada sedikit perbedaan. Komposisi adonan semen dan pasir untuk plesteran dinding biasa tidak sama dengan plesteran dinding kamar mandi. Perbandingan semen dan pasir untuk plesteran dinding biasa adalah 1:6,sedangkan adonan semen dan pasir untuk kamar mandi adalah 1:4 supaya hasilnya lebih keras dan tidak mudah rontok karena suhu ruangan di kamar mandi cenderung lembab.Jika ingin membuat adonan yang lebih keras lagi perbandingan semen dan pasirnya adalah 1:3.

Tembok retak biasanya disebabkan karena beberapa faktor antara lain kualitas pasir yang kurang bagus,perbandingan komposisi adonan semen dan pasir yang kurang tepat maupun kesalahan-kesalaahan lain yang berhubungan dengan masalah teknis.Kesalaha-kesalaha yang termasuk dalam masalah teknis misalnya pada saat melakukan pekerjaan plesteran dinding bata merah atau batako yang seharusnya dibasahi terlebih dahulu,hal ini justeru diabaikan. Retak-retak pada plesteran biasanya timbul disebabkan karena suhu panas dari batako atau bata merah yang mencari celah keluar untuk melepaskan suhu panasnya. Oleh karena itu yang perlu diperhatikan adalah jangan tergesa-gesa pada saat melakukan pekerjaan di bagian ini.

Senin, 08 September 2014



Pemilihan sarana dan bahan adalah factor yang sangat penting ketika anda memutuskan untuk membangun rumah sendiri. Tidak sedikit, orang yang sedang membangun rumah terhenti di tengah jalan karena terkendala dengan membengkaknya anggaran untuk penyediaan sarana dan bahan. Dan tidak sedikit pula orang yang kecewa dengan rumah yang dibangunnya karena kesalahan dalam pemilihan sarana dan bahan. 


Satu hal yang patut diingat adalah, sarana dan bahan yang mahal tidak selamanya sesuai. 
Juga sebaliknya, sarana dan bahan yang murah tidak selamanya tidak berkualitas. Jadi ketika anda berniat membangun rumah anda sendiri, maka anda harus menjadi pintar dalam mempersiapkan sarana dan bahan. 

Cara pintar berhemat bahan bangunan rumah berikut mungkin dapat membantu anda ketika membangun rumah indah seperti yang anda idamkan, sehingga biaya pembangunan rumah jatuhnya harga relatif lebih murah : 

1. Lihat musim, ikuti perkembangan harga 

Lihat musim. Perkembangan harga bahan bangunan juga berdasar musim. Ini bukan hanya sekadar ungkapan frasa. Ini benar. Ketika anda memutuskan untuk memulai membangun rumah di awal-awal musim kemarau, maka hampir dapat dipastikan biaya bahan bangunan akan lebih mahal dibanding pada musim penghujan. Pula sebaliknya, jika anda memutuskan membangun rumah pada musim penghujan, maka hampir dipastikan pula, anggaran dan biaya bahan ( dan juga tenaga ) akan menjadi lebih tinggi, karena kerusakan atau kehilangan yang disebabkan hujan. 

Yang paling bijaksana adalah, anda dapat mencicil dan membeli beberapa bahan bangunan di musim penghujan dan menggunakannya untuk membangun rumah di awal musim kemarau. Namun yang terpenting disini adalah anda harus cermat dalam penyimpanannya. Terutama bahan yang mudah rusak karena air hujan. Ikuti dan pantau pula perkembangan harga bahan bangunan. Harga bahan bangunan selalu fluktuatif. 

2. Ambil dari sumbernya 

Ketika anda dapat membeli bahan bangunan dari sumbernya, maka dapat dipastikan anda akan memperoleh harga yang lebih murah. Sebagai contoh, jika kebetulan di wilayah anda terdapat pengrajin yang membuat batu bata, belilah langsung dari mereka jangan beli dari toko bangunan. Contoh lain, pasir, kayu, bambu dan sebagainya. 

3. Belilah dalam jumlah banyak 

Banyak dari kita lebih suka membeli bahan bangunan dalam jumlah yang kecil dan terus-menerus. Membeli bahan bangunan dalam satuan kecil jatuhnya akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan membeli dalam jumlah yang besar. Selama masih memungkinkan, belilah bangunan dalam jumlah besar. Disamping akan mendapatkan harga yang lebih murah, hal ini juga akan menghemat waktu anda. 

4. Gunakan bahan substitusi atau material bangunan alternatif

Kurangi ( atau bahkan kalau bisa tinggalkan ) bahan bangunan yang lebih mahal. Kayu misalnya. Karena saat ini harga kayu sangat mahal, maka anda dapat mengurangi bahan ini dan menggantinya dengan bahan lain. Contoh : kusen kayu dapat anda ganti dengan kusen cor, almari kayu dapat anda ganti dengan almari cor permanent, dsb. Dengan pengerjaan yang sabar dan teliti hasil dari bahan cor tidak akan kalah dengan bahan kayu, bahkan lebih kuat. 

5. Cari informasi tentang rekan atau kenalan yang juga sedang membangun. 

Informasi ini terkadang berguna. Jika kebetulan ada teman atau kenalan yang baru saja selesai membangun, seringkali menyisakan kelebihan atau bahan bangunan bekas , tapi masih bisa dipergunakan lagi, missal papan cor, bambu dan sebagainya. Daripada dibuang sia-sia biasanya mereka dengan senang hati jika anda mau membelinya, meski dengan harga murah. Bahkan terkadang di gratiskan. Jika mau mencoba melakukan hal ini, maka anda sudah mendapat point dalam penghematan anggaran. 

Jadi agar biaya pembangunan rumah anda dapat ditekan serendah mungkin, tidak hanya biaya tenaga kerja saja yang harus dihemat dengan cara memilih tenaga kerja bangunan yang tepat, tapi anda bisa juga melakukan penghematan biaya melalui penyiapan bahan bangunannya.

Selasa, 02 September 2014

URUS IMB SEMAKIN MUDAH

Pengurusan IMB di Sidoarjo Diserahkan ke Kecamatan

Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kab Sidoarjo, dalam waktu dekat  akan menyerahkan Izin mendirikan bangunan (IMB) untuk rumah tinggal, kepada pihak kecamatan.
Penyerahan ini sebagai wujud realisasi Perbup 78/2008, tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat.
Humas BPPT Sidoarjo, Drs Redy Kusuma, Rabu (6/7) kemarin mengungkapkan dalam waktu dekat ini, BPPT akan memberi bimbingan teknis (Bimtek) kepada Camat agar paham dalam memroses dan menerbitkan IMB di wilayahnya.
Menurut Redy, dengan diserahkannya pengurusan IMB di kecamatan, akan bisa membantu kabupaten. Sebab menurut data di BPPT yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), bangunan yang ber IMB hanya tercover 30 % saja. Disampaikan Redy, IMB yang akan diserahkan kepada kecamatan itu adalah yang luasan bangunannya di bawah 200 M2 atau bangunan non tempat usaha, non bertingkat  dan non IMB perumahan.
“Biasanya banyak ditemui di desa-desa,” kata Redy, yang juga Kasubag Perencanaan dan Pelaporan BPPT Sidoarjo. Masyarakat di imbau untuk mengurus IMB, sebab ada 2 manfaat yang didapat. Pertama bisa sebagai bentuk legalitas pada saat jual beli, kedua bisa diagunkan ke perbankan sebagai jaminan kredit.
Besarnya retribusi IMB ini, lanjut Redy, tergantung luasannya. Nilainya per meter persegi kurang lebih Rp 3000. Saat mengurus IMB, masyarakat akan dibebaskan dari biaya pembelian blangko permohonan IMB alias gratis.
Diakui Redy, ada 3 faktor agar pelayanan IMB di kecamatan bisa berjalan. Diantaranya faktor personel, prasarana dan pembiayaan. Sebagai bentuk persiapan personel, menurut Redy, maka dilakukanlah  bimbingan teknis (bimtek) tersebut.  Sedangkan dua faktor lainnya, yakni prasarana dan pembiayaan, tergantung dari PAK tahun ini
“Saya harap pelayanan IMB di kecamatan ini , bisa terealisasi pada tahun ini,” ujar Redy. Sebagaimana diketahui, di Sidoarjo masih ada 2 SKPD yang telah menyerahkan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat.  Diantaranya
Dinsosnaker dan BPMPKB. Dinsosnaker tentang pembuatan kartu kuning dan BPMPKB tentang pelayanan kepada anak. Menurut Kasie Penempatan kerja Dinsosnaker Sidoarjo, Lexi Yunarto, pelimpahan kewenangan tersebut bagus. Sebab akan bisa memangkas proses birokrasi serta efisien waktu dan biaya bagi masyarakat yang mengurus kartu kuning.
Diakui Lexi, adanya pelimpahan kewenangan tersebut tidak semua kecamatan yang sudah siap. Menurutnya dari 18 kecamatan yang ada, baru sekitar 9 saja yang siap dari segi SDM nya dan prasarananya.
Pencari kerja yang mengurus kartu kuning di Sidoarjo, menurut Lexi, tiap tahun  jumlahnya fluktuatif. Dari catatan, tahun 2006 ada 8.818 orang. Tahun 2007 ada 10.143 orang, tahun 2008 ada 19.400 orang, tahun 2009 ada 14.677 orang dan tahun 2010 ada 12.484 orang.
“Penurunan pencari kartu kuning ini menunjukkan mulai banyak masyarakat yang sudah dapat pekerjaan,” terang Lexi.
Sementara itu tentang jumlah pengangguran, menurut Lexi, jumlahnya juga mengalami penurunan. Menurut data, tahun 2006 ada 111.469 orang, tahun 2007 115.408, tahun 2008 ada 110.158 orang, tahun 2009 menurun menjadi 93.668 orang. 
sumber http://dprd-sidoarjokab.go.id