Sabtu, 20 Desember 2014

jasa gambar IMB surabaya I 085101728448

Kami membantu anda dalam perancangan desain bangunan sesuai dengan kainginan dan selera anda.Untuk pemesanan Anda dapat menghubungi kami melalui telepon/sms di 085731643966 atau Email yneb76@gmail.com

Data yang kami perlukan dalam perancangan desain meliputi :
                1.Gambar layuot lahan (panjang x lebar)
                2.Daftar ruangan yang di inginkan
                3.Arah Utara- Selatan lahan
                4.Posisi lahan terhadap jalan akses
                5.Bila perlu di lampirkan foto lahan
6.Untuk Renovasi supaya melampirkan foto bangunan existing,denah ruang beserta ukurannya
                7.Bila perlu lampirkan sketsa denah rumah yang anda inginkan

Gambar bestek standar kami meliputi :
 Denah,Tampak Depan,Tampaksamping,Tampak Belakang,Potongan,Rencana Pondasi,Rencana Atap,Rencana Titik Lampu,Utilitas,Detail-detail

Cara perhitungan Biaya : Luas bangunan x biaya satuan
Contoh : Luas bangunan anda 36m2,maka biaya untuk perancangan sebesar  36 x 10000,- =Rp.360000,-(tiga ratus enam pulu ribu rupiah).
Kami berharap bisa membantu anda dalam mewujudkan rumah impian yang indah,unik dan dengan harga yang terjangkau.Semoga iklan ini bermanfaat bagi anda nantinya,wassalam…………………………..

Minggu, 16 November 2014

lahan staregis untuk rumah l jasagambarsurabaya I jasa gambar IMB surabaya



Jika kita berencana mencari lahan untuk membangun perumahan kecil tentunya kita memerlukan lahan yang startegis yang hendak kita bangun.Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk memiliki lahan untuk kita bangun rumah yang nantinya kita jual kembali terutama dari sisi lokasi dan harga.

Faktor-faktor Penting Dalam Mencari Lahan
Disini kita mempersiapkan diri dengan mencari lahan yang hendak kita bangun rumah dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

1.Lokasi Tanah
Lokasi tanah ditentukan oleh kebutuhan kita misalnya lokasi yang bebas banjir atau bebas macet.Jangan lupa perkirakan juga budget kita.Jika kita memiliki dana yang cukup tentu kita akan memilih lahan yang menurut kita strategis,mudah diakses dan memiliki akses ke mana saja.Lahan strategis juga memiliki potensi harga jual tinggi.

2.Kondisi Geografis
Kondisi geografis juga akan menentukan besarnya biayapada saat pembangunan nanti.Sebagai contoh jika kitamembeli lahan sawah maka akan diperlukan tambahan biaya untuk mengurug tanah.

3.Status Tanah
Jika kita membeli tanah maka usahakan kita benar-benar mengetahui silsilah kepemilikan tanah tersebut sebelum kita melakukan transaksi.Hal ini berguna untuk menghindari permasalahan dikemudian hari terkait sengketa ahli waris.Usahakan untuk mengecek validasi tanah terlebih dahulu ke Kantor Badan Pertanahan Nasional terdekat.

Jumat, 07 November 2014

mengenali baja banci I jasa gambar imb surabaya Ijasa gambar surabaya







 Selama beberapa tahun produk baja banci telah beredar memenuhi pasar. Meski tidak beredar di kota-kota besar, produsen tertentu terus membuat baja banci dengan alasan besarnya permintaan dari pasaran.
Saat pemerintah menggelar inspeksi, biasanya terjadi saling lempar tanggung jawab antara produsen, distributor, dan toko material. Setelah dicek dengan alat uji dan tes laboratorium maka bisa teridentifikasi kandungan dan spesifikasi baja banci itu.
Direktur Industri Material Logam Dasar Ditjen Industri Berbasis Manufaktur Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, produsen nakal biasa mengubah tiga kriteria produk. Hal itu bisa digunakan para konsumen untuk mengenali baja banci.
Mengapa disebut banci? Karena produk itu menyelewengkan kriteria standar nasional Indonesia (SNI).
Pertama, soal spesifikasi produk. Produsen nakal biasa memainkan spesifikasi baja sirip yang menjadi ciri khas baja tulangan beton (BjTB). Ciri khas sirip itu dicetak melalui pengecoran pada baja untuk keperluan umum (BjKU) yang belum wajib SNI. Dengan pengecoran sirip pada badan baja maka akan didapat produk BjKU berbentuk BjTB yang jauh lebih murah.
Padahal, kandungan mekanis dan teknis untuk memproduksi BjTB jauh berbeda dengan BjKU. Baja untuk keperluan konstruksi alias BjTB mendapatkan perlakuan mekanis dan teknis agar memiliki ketahanan beban dan gempa.
Kriteria kedua, teridentifikasi dari diameter produk. Aturan SNI mempersyaratkan toleransi ukuran diamater ± 1%, tapi produsen nakal mendiskon ukuran diameter. Misalnya, BjTB S10 yang artinya BjTB sirip berdiameter 10 milimeter (mm). Ukuran produk itu didiskon menjadi 9,1 mm. "Memang kelihatannya tidak terlalu besar, tapi berbahaya pada ketahanan beban," ucapnya, Selasa (29/11).
Kriteria ketiga, melalui pemotongan panjang produk. Seharusnya sesuai SNI produk BjTB memiliki panjang 12 meter, maka produsen nakal akan memotongnya menjadi 11,5 meter misalnya. "BjTB bisa diselewengkan seperti itu. Konsumen harus hati-hati memilih produk yang ditawarkan penjual. Lebih murah itu bisa jadi produk banci," tambahnya.
Selain kriteria tersebut, konsumen bisa mengenali produk melalui cetakan timbul logo produsen (emboused). Misalnya, Master Steel dicetak MS, Krakatau Steel dicetak KS, dan Cakra Steel dicetak CS. Logo itu tidak dicat pada produk, tapi merupakan cetakan timbul.
Suryawirawan menyebut, perkembangan produk banci itu susah terdeteksi jumlahnya. Apalagi, masing-masing perusahaan nakal telah memiliki jaringan distribusi tersembunyi yang terpisah dari pencatatan produksi normal.
Saat pemerintah masing menerapkan tata niaga baja, kira-kira sebelum 1997, peredaran produk baja mendapat pengawasan ketat dari PT Krakatau Steel. Namun, saat era reformasi muncul yang berimbas pada peredaran produk secara bebas, mulailah produsen nakal memainkan spesifikasi baja.
Kebanyakan, pabrik penghasil produk banci itu merupakan relokasi dari China yang main aman pada produk yang tidak wajib SNI. Biasanya mereka memproduksi baja siku untuk pagar. Namun, belakangan karena tingginya permintaan pagar, papan reklame, ornamen, dan mebel, mereka pun beralih pada produk baja yang tidak sesuai spesifikasi agar bisa menawarkan produk murah.

Minggu, 02 November 2014

rumah minimalis I jasa gambar imb surabaya I jasa gambar kita

contoh karya



                                                         rumah ibu madu ,sidoarjo

Sabtu, 27 September 2014

Contoh Karya

Yayasan WACHID HASYIM Surabaya

Contoh Karya

Rukan Bapak Warta di Surabaya

JENIS PASIR UNTUK BAHAN BANGUNAN I JASA GAMBAR IMB SURABAYA



JENIS JENIS PASIR UNTUK BAHAN BANGUNAN

Pasir adalah bahan bangunan yang banyak dipergunakan dari struktur paling bawah hingga paling atas dalam bangunan. Baik sebagai pasir urug, adukan hingga campuran beton. Pasir untuk bangunan mempunyai jenis yang berbeda-beda. Ada beberapa jenis pasir yang biasa dijual untuk bahan bangunan, antara lain :
1. Pasir Beton
Yaitu pasir yang warnanya hitam dan butirannya cukup halus, namun apabila dikepal dengan tangan tidak menggumpal dan akan puyar kembali. Pasir ini baik sekali untuk pengecoran, plesteran dinding, pondasi, pemasangan bata dan batu.
2. Pasir Pasang
Yaitu pasir yang lebih halus dari pasir beton. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan kembali ke semula. Pasir pasang biasanya digunakan untuk campuran pasir beton agar tidak terlalu kasar sehingga bisa dipakai untuk plesteran dinding.
3. Pasir Elod
Yaitu pasir yang paling halus diantara pasir beton dan pasir pasang. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan puyar kembali. Pasir jenis ini tidak bagus untuk bangunan. Biasanya dipakai untuk campuran pembuatan batako.
4. Pasir Merah
Yaitu pasir yang ciri-cirinya hampir sama dengan pasir beton namun lebih kasar dan batuannya agak lebih besar. Pasir ini bagus digunakan untuk bahan cor.
Lalu bagaimana cara memilih pasir yang baik untuk bahan bangunan?
Menurut Standar Nasional Indonesia (SK SNI – S – 04 – 1989 – F : 28) disebutkan mengenai persyaratan pasir atau agregat halus yang baik sebagai bahan bangunan sebagai berikut :
  1. Agregat halus harus terdiri dari butiran yang tajam dan keras dengan indeks kekerasan < 2,2.
  2. Sifat kekal apabila diuji dengan larutan jenuh garam sulfat sebagai berikut:
  • jika dipakai natriun sufat bagian hancur maksimal 12%.
  • jika dipakai magnesium sulfat bagian halus maksimal 10%.
  • Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5% dan apabila pasir mengandunglumpur lebih dari 5% maka pasir harus dicuci.
  • Pasir tidak boleh mengadung bahan-bahan organik terlalu banyak, yang harus dibuktikan dengan percobaan warna dari Abrans–Harder dengan larutan jenuh NaOH 3%.
  • Susunan besar butir pasir mempunyai modulus kehalusan antara 1,5 sampai 3,8 dan terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam.
  • Untuk beton dengan tingkat keawetan yang tinggi reaksi pasir terhadap alkali harus negatif.
  • Pasir laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua mutu beton kecuali dengan petunjuk dari lembaga pemerintahan bahan bangunanyang diakui.
  • Agreagat halus yang digunakan untuk plesteran dan spesi terapan harusmemenuhi persyaratan pasir pasangan
Selanjutnya bagaimana cara pengecekan terhadap pasir?
Saat membeli pasir, mungkin kita tidak sempat melakukan pengetestan secara teknis, kita dapat melakukan pengecekan kualitas dengan cara sederhana seperti dibawah ini :
  1. Untuk mengecek kandungan lumpur pasir, dapat dilakukan dengan memasukkan pasir kedalam gelas yang sudah terisi dengan air. Kemudian botol digoncang dengan kuat dan kemudian biarkan hingga isi dalam gelas sampai tenang. Jika pasir banyak mengandung lumpur, akan kelihatan dengan jelas dimana lapisan lumpur akan tertumpu diatas pasir.
  2. Untuk mengecek apakah pasir mengandung kotoran oraganik, dapat dilakukan dengan cara ambilkan segenggam pasir kemudian letakkan di sebuah wadah, kemudian tuangkan soda (sodium hydroxide) ke pasir tersebut. Kemudian tunggu beberapa saat, jika warna pasir berubah menjadi coklat, berarti pasir tersebut banyak mengandung bahan kimia organik.
Demikian ulasan tentang jenis-jenis pasir dan cara memilih pasir yang baik untuk bangunan. Sehinnga menambah wawasan kita

Jumat, 12 September 2014

PASIR DALAM PEKERJAAN PLESTERAN I JASA GAMBAR IMB SURABAYA

 PASIR YANG BAIK DALAM PEKERJAAN PLESTERAN
 

Pasir Mundu dengan dengan ciri khas warnanya yang agak kecokelatan dan tekstur butirannya yang tidak terlalu kasar banyak diminati masyarakat dalam melakukan pekerjaan renovasi maupun membangun rumah tinggal. Pasir Mundu terbilang cukup baik kualitasnya, dengan harga yang relatif murah sehingga pekerjaan pembangunan suatu konstruksi gedung, rumah maupun sarana lainnya menjadi lebih hemat dan efisien.

Pasir Mundu juga banyak diminati oleh para pedagang atau pemilik toko material bahan bangunan sebagai material alam yang cukup laris untuk dijual.Pasir Mundu dengan kualitas terbaik dikelasnya dapat dipergunakan untuk pemasangan dinding bata maupun batako hingga plesteran dinding konstruksi bangunan.
Jika kita hendak membuat adonan semen dan pasir untuk plesteran,sebelum dicampur air sebaiknya semen dan pasir harus tercampur sempurna terlebih dahulu dengan cara dibolak balik menggunakan cangkul sampai terlihat rata.Terkadang sering terjadi tukang aduk buru-buru menambahkan air padahal campuran semen dan pasir belum rata betul.Semen dan pasir yang tidak tercampur sempurna biasanya akan membuat mutu kekuatan permukaan dinding menjadi berbeda-beda.Di satu sisi ada yang keras dan kuat tapi di bagian dinding lainnya ada yang mudah retak dan rontok. Cara mengaduk pasir dan semen yang benar adalah campurkan semen dan pasir hingga rata kemudian buatlah lubang di tengah adonan tersebut yang nantinya akan diisi air tujuannya supaya air tidak mengalir kemana-mana.Gunakan air bersih sesuai kebutuhan,jangan terlalu padat atau terlalu encer karena hal ini akan berpengaruh pada kualitas adonan.

Untuk komposisi adonan semen dan pasir untuk plesteran ada sedikit perbedaan. Komposisi adonan semen dan pasir untuk plesteran dinding biasa tidak sama dengan plesteran dinding kamar mandi. Perbandingan semen dan pasir untuk plesteran dinding biasa adalah 1:6,sedangkan adonan semen dan pasir untuk kamar mandi adalah 1:4 supaya hasilnya lebih keras dan tidak mudah rontok karena suhu ruangan di kamar mandi cenderung lembab.Jika ingin membuat adonan yang lebih keras lagi perbandingan semen dan pasirnya adalah 1:3.

Tembok retak biasanya disebabkan karena beberapa faktor antara lain kualitas pasir yang kurang bagus,perbandingan komposisi adonan semen dan pasir yang kurang tepat maupun kesalahan-kesalaahan lain yang berhubungan dengan masalah teknis.Kesalaha-kesalaha yang termasuk dalam masalah teknis misalnya pada saat melakukan pekerjaan plesteran dinding bata merah atau batako yang seharusnya dibasahi terlebih dahulu,hal ini justeru diabaikan. Retak-retak pada plesteran biasanya timbul disebabkan karena suhu panas dari batako atau bata merah yang mencari celah keluar untuk melepaskan suhu panasnya. Oleh karena itu yang perlu diperhatikan adalah jangan tergesa-gesa pada saat melakukan pekerjaan di bagian ini.

Senin, 08 September 2014



Pemilihan sarana dan bahan adalah factor yang sangat penting ketika anda memutuskan untuk membangun rumah sendiri. Tidak sedikit, orang yang sedang membangun rumah terhenti di tengah jalan karena terkendala dengan membengkaknya anggaran untuk penyediaan sarana dan bahan. Dan tidak sedikit pula orang yang kecewa dengan rumah yang dibangunnya karena kesalahan dalam pemilihan sarana dan bahan. 


Satu hal yang patut diingat adalah, sarana dan bahan yang mahal tidak selamanya sesuai. 
Juga sebaliknya, sarana dan bahan yang murah tidak selamanya tidak berkualitas. Jadi ketika anda berniat membangun rumah anda sendiri, maka anda harus menjadi pintar dalam mempersiapkan sarana dan bahan. 

Cara pintar berhemat bahan bangunan rumah berikut mungkin dapat membantu anda ketika membangun rumah indah seperti yang anda idamkan, sehingga biaya pembangunan rumah jatuhnya harga relatif lebih murah : 

1. Lihat musim, ikuti perkembangan harga 

Lihat musim. Perkembangan harga bahan bangunan juga berdasar musim. Ini bukan hanya sekadar ungkapan frasa. Ini benar. Ketika anda memutuskan untuk memulai membangun rumah di awal-awal musim kemarau, maka hampir dapat dipastikan biaya bahan bangunan akan lebih mahal dibanding pada musim penghujan. Pula sebaliknya, jika anda memutuskan membangun rumah pada musim penghujan, maka hampir dipastikan pula, anggaran dan biaya bahan ( dan juga tenaga ) akan menjadi lebih tinggi, karena kerusakan atau kehilangan yang disebabkan hujan. 

Yang paling bijaksana adalah, anda dapat mencicil dan membeli beberapa bahan bangunan di musim penghujan dan menggunakannya untuk membangun rumah di awal musim kemarau. Namun yang terpenting disini adalah anda harus cermat dalam penyimpanannya. Terutama bahan yang mudah rusak karena air hujan. Ikuti dan pantau pula perkembangan harga bahan bangunan. Harga bahan bangunan selalu fluktuatif. 

2. Ambil dari sumbernya 

Ketika anda dapat membeli bahan bangunan dari sumbernya, maka dapat dipastikan anda akan memperoleh harga yang lebih murah. Sebagai contoh, jika kebetulan di wilayah anda terdapat pengrajin yang membuat batu bata, belilah langsung dari mereka jangan beli dari toko bangunan. Contoh lain, pasir, kayu, bambu dan sebagainya. 

3. Belilah dalam jumlah banyak 

Banyak dari kita lebih suka membeli bahan bangunan dalam jumlah yang kecil dan terus-menerus. Membeli bahan bangunan dalam satuan kecil jatuhnya akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan membeli dalam jumlah yang besar. Selama masih memungkinkan, belilah bangunan dalam jumlah besar. Disamping akan mendapatkan harga yang lebih murah, hal ini juga akan menghemat waktu anda. 

4. Gunakan bahan substitusi atau material bangunan alternatif

Kurangi ( atau bahkan kalau bisa tinggalkan ) bahan bangunan yang lebih mahal. Kayu misalnya. Karena saat ini harga kayu sangat mahal, maka anda dapat mengurangi bahan ini dan menggantinya dengan bahan lain. Contoh : kusen kayu dapat anda ganti dengan kusen cor, almari kayu dapat anda ganti dengan almari cor permanent, dsb. Dengan pengerjaan yang sabar dan teliti hasil dari bahan cor tidak akan kalah dengan bahan kayu, bahkan lebih kuat. 

5. Cari informasi tentang rekan atau kenalan yang juga sedang membangun. 

Informasi ini terkadang berguna. Jika kebetulan ada teman atau kenalan yang baru saja selesai membangun, seringkali menyisakan kelebihan atau bahan bangunan bekas , tapi masih bisa dipergunakan lagi, missal papan cor, bambu dan sebagainya. Daripada dibuang sia-sia biasanya mereka dengan senang hati jika anda mau membelinya, meski dengan harga murah. Bahkan terkadang di gratiskan. Jika mau mencoba melakukan hal ini, maka anda sudah mendapat point dalam penghematan anggaran. 

Jadi agar biaya pembangunan rumah anda dapat ditekan serendah mungkin, tidak hanya biaya tenaga kerja saja yang harus dihemat dengan cara memilih tenaga kerja bangunan yang tepat, tapi anda bisa juga melakukan penghematan biaya melalui penyiapan bahan bangunannya.